Jumat, 25 November 2011

Sejarah Mobil Kijang di Indonesia



Toyota Kijang adalah model kendaraanniaga dan keluarga buatan Toyotayang merupakan kendaraan paling populer untuk kelas MiniBus di Indonesia.Toyota Kijang hadir di Indonesia sejak tahun 1977 dan saat ini merupakan salahsatu model yang diusung Toyota dan paling laku di negara tersebut. Kini mobilini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh pelosok Indonesia.

Kesuksesan Toyota Kijang telahberdampak dengan munculnya mobil-mobil sejenis yang meniru konsep dari ToyotaKijang (terutama dari segi nama), misalnya Isuzu Panther dan Mitsubishi Kuda.Selain di Indonesia, sebelum hadirnya generasi "Innova", ToyotaKijang juga dijual di Malaysiadengan nama "Unser".

Generasi I (1977-1980):



Peluncuran perdana dari Toyota Kijanggenerasi pertama adalah pada tahun 1977. Dimana saat itu terdapat keraguan daripara perancangnya, tentang apakah Kijang dapat diterima oleh pasar Indonesia.Keraguan tersebut disebabkan karena Mitsubishi Colt merupakan jenis kendaraanyang mendominasi pasar mobil mini bus pada saat itu. Generasi pertama ToyotaKijang menerapkan konsep pickup dengan bentuk kotak mendasar. Model ini seringdijuluki "Kijang Buaya"karena tutup kap mesinnya yang dapat dibuka sampai ke samping. Kijang generasiperdana ini diproduksi hingga pada tahun 1980.

Generasi II (1981-1985):



Generasi II mulai dijual padaSeptember 1981. Bentuk model ini tidak terlalu berbeda dibandingkan dengangenerasi sebelumnya, namun memiliki beberapa perubahan yang di antaranya adalahpeningkatan kapasitas silinder mesin menjadi 1.300 cc (naik 100 cc). Kapasitasini kemudian dinaikkan lagi hingga 1.500 cc
Mobil ini, walaupun disebut sebutmemiliki banyak perubahan, bentuknya masih ada kesamaan dengan kijang buaya.Lampu mobil masih bulat di samping depan kanan-kiri dan gril masih sederhanadengan tulisan TOYOTA pada bagian depan. Garis pada bonnet juga masih simpeldan curam. Meski bukaan pada tutup kap mesin tidak lagi bukaan penuh hinggabagian tepi hidung mobil (bonnet) seperti halnya kijang sebelumnya.

Generasi III (1986-1996):



Pada tahun 1986 model generasi ketigadilempar ke pasaran. Kijang generasi ini bentuknya lebih melengkung padalekukannya sehingga tampak lebih modern. Model ini hingga saat ini masih banyakdigunakan di jalanan di Indonesia meski tidak lagi diproduksi.

Pada generasi ini, konsep kijangsebagai kendaraan angkut mulai bergeser sebagai kendaraan penumpang sekalipunbanyak Kijang generasi sebelumnya juga dimodifikasi sebagai kendaraanpenumpang. Pada masa ini, bisa dikatakan sebagai generasi kejayaan Kijangsebagai mobil penumpang, terutama sebelum banyak mobil penumpang Built Up impormeramaikan pasar kendaraan di Indonesia serta puncak dominasi Toyota atasmodel-model kuat seperti Mitsubishi Colt L300 dan minibus tanpa bonnet lainnyaseperti Suzuki Carry dan Daihatsu Zebra dimana Kijang menjadi pilihan kuatkonsumen saat itu. Toyota mengeluarkan dua tipe Kijang pada generasi ini yaknitipe Kijang Super (1986-1992) dan Kijang Grand (1992-1996) dengan memiliki lifecycle cukup panjang (hampir satu dekade) dibandingkan generasi lalu.

Desain mobil ini memiliki bentuk lebihmanis dan halus dibandingkan generasi lalu yang kaku mirip kotak sabun.Teknologi full pressed body diperkenalkan untuk menekan penggunaan dempul dalamproses pembuatannya hingga 2-5 kg dempul per mobil. Mesin masih memakai tipe 5Knamun memiliki daya kuda (horse power) yang lebih tinggi yakni 63 hp darisebelumnya 61 hp. Transmisi menggunakan 5 percepatan, yang sebelumnya memakai 4percepatan.

Setelah Agustus 1992, Toyota memasukigenerasi perbaikan bodi mobil yang disebut sebagai Toyota Original Body. Sebuahproses pembuatan bodi mobil dengan mesin press dan metode las titik. Sampaisaat ini, bisa dikatakan satu-satunya Kijang yang bebas dempul.

Sementara untuk versi Grand terdapatberbagai perubahan khususnya pada lampu depan, gril dan penambahan doubleblower juga ditambahkan power steering pada kemudi yang meringankan pengemudi.Dan sampai saat ini, Kijang jenis ini (Super maupun Grand) masih banyak dipasaran konsumen dan masih dihargai mahal.

Selain Itu Kijang Generasi Ke TigaJuga Menyediakan Banyak Rentang Varian Seperti:LX, LSX, LGX (untuk sasispanjang) SX, SSX, SGX (sasis pendek), khusus LX dan SX(Tipe Standar)transmisimenggunakan 4-speed dan menggunakan dasbor konvensional.

Generasi IV (1997-2004):



Setelah sepuluh tahun bertahan denganrancangan generasi ketiga, Kijang meluncurkan model berikutnya dengan perubahanpada eksterior dan interiornya yang lebih aerodinamis. Model ini akrabdipanggil "Kijang Kapsul".

Mulai generasi keempat kijang ini,dominasi Jepang semakin besar. Kalau sebelumnya Toyota Astra Motor memanfaatkanperakitan bodi mobil banyak menggunakan karoseri. Pada generasi ini sudahdikatakan menyiratkan mobil yang sesungguhnya. Desainnya membulat sepertikapsul dan lebih aerodinamis dan menjadi loncatan desain pada masanya. Padakijang yang dikenal sebagai kijang baru ini, Toyota mengeluarkan dua tipe mesinyakni Mesin bensin 1800cc (tipe 7K) seperti generasi-generasi sebelumnya danMesin diesel 2500cc (tipe 2L) yang membuat persaingan dengan Isuzu Pantheruntuk mobil keluarga bermesin diesel yang saat itu mendominasi pasaran.

Pada Kijang versi tahun 1997-2000,mesin bensin menggunakan karburator, baru pada akhir tahun 2000 tersedia mesinbensin dengan sistem injeksi elektronik, Electronic Fuel Injection(EFI). Adadua pilihan untuk mesin bensin EFI, yaitu 7K-E dengan kapasitas 1800cc dan1RZ-E dengan kapasitas 2000 cc Yang Diambil Dari Toyota Hilux. Meskipun mesin1RZ-E secara teknologi lebih canggih jika dibandingkan dengan mesin 7K-E, namunmesin bensin 2000cc ini kurang laku di pasaran indonesia karena (konsumsi)bahan bakarnya dinilai lebih boros dibandingkan dengan tipe 7K-E.

Dan terakhir pada generasi ini munculNew Kijang dengan merubah desain lampu dan seatbelt (sabuk pengaman) pada jokpenumpang bagian tengah. Selebihnya hampir sama dengan sebelumnya.

Selain Itu Pada Versi Kijang KapsulMenyediakan Tambahan Varian Krista Dan Rangga. Krista Menggunakan Sasis PanjangSedangkan Rangga Sasis Pendek.

Generasi V (2004-saat ini):



Kijang kembali diperbaharui pada tahun2004 dan dipasarkan dengan nama "Kijang Innova". Selain di Indonesia,model ini juga dipasarkan ke pasar luar negeri dengan nama "Innova"(tanpa "Kijang"). Model ini telah mengalami perubahan yang cukupdrastis dibandingkan dengan model dari generasi sebelumnya. Jika pada awalkonsep Kijang generasi pertama adalah Basic Utility Vehicles atau kendaraankelas menengah, maka Kijang generasi V bukanlah kendaraan kelas menengah semata,namun lebih dikategorikan sebagai kendaraan mewah atau kelas atas. Bentuk modelfisiknya jauh lebih modern dan futuristik, terutama dibagian depan kendaraan,dimana tidak lagi menonjolkan bentuk lekukan tajam seperti pada model-modelsebelumnya.

Model ini dikeluarkan oleh ToyotaAstra Motor pada akhir tahun 2004, yang dipasarkan dengan konsep mobil keluargajenis MPV (Multi Purposes Vehicle) masa kini, dengan bentuk bodi yang lebihaerodinamis beserta kenyamanan setaraf dengan sedan mewah. Posisi pengendaraanlebih akurat, letak shift knob terjangkau dan panel instrumen yang lebih userfriendly. Generasi ini menerapkan Mesin VVT-i 2000 cc dengan jenis 1TR-FE 16berkatup DOHC menggantikan jenis K/RZ Dan L pada generasi sebelumnya. Kijanggenerasi ini dirancang dengan sistem Direct Ignition System (DIS) dan merupakanpenerapan dari teknologi pedal gas tanpa kabel atau Throttle ControlSystem-Inteligent dan dilengkapi oleh mesin membujur dengan penggerak rodabelakang (Rear Wheel System).

Sumber : ForumkamiNET

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar